Rabu, 03 Oktober 2012

UNLOCK ESIA HUAWEI TANPA FLASHING


 HANYA UNTUK HUAWEI VERSI PERTAMA

1.cek versi huawei caranya pilih menu :

a.Setting
b.phone setting
c.version…ntr ada BOOT:….. APP:… yang terpenting harus  3 agustus 2007.jika benar lanjutkan dengan langkah berikutnya

2.masukan kartu selain esia,gunakan kartu dari operator yang memiliki frekwensy 800 Mhz.

3.Hidupkan ponselnya

4.Jika muncul  tulisan “MIN diluar jangkauan” berarti ponsel harus diunlock menggunakan software.

5.Jika muncul tulisan  “silakan masukan SID yang valid” berarti ponsel dapat diunlock secara manual.

6.Tekan tombol  Darura t/ sos ketik ##412365 dan tombol call

7.pilih no2. system test

8.pliih no5. Nam programing

9.masukan spc code 000000

10.Selanjutnya tekan oke dan oke sampai muncul tulisan SID  ,untuk Fren SIDnya 10530

11.Untuk SID beri input 00000

12.Lanjut dengan menekan oke secara terus menerus sampai muncul menu 1.complete_ 2.continue.. pilih complete

13.unlocked (done)

Lebih ringan resikonya daripada pake software

Membedah Teknologi Jaringan Ponsel GSM dan Ponsel CDMA


Pengenalan teknologi ponsel yang berbasis GSM dan berbasis CDMA, mungkin ini dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan jika kita ingin membeli sebuah perangkat ponsel, sebab saat ini perangkat ponsel bukan lagi digunakan hanya sekedar berkomunikasi, melainkan sudah menjadi mobilitas yang cukup tinggi dikalangan mereka yang sibuk dengan bisnisnya. Mereka sudah tidak perlu lagi pergi ke warnet ataupun memasang jaringan telpon kabel yang mungkin sudah ketinggalan, semua ini sudah dapat dinikmati dengan hanya menggunakan handphone. Pada saat kita ingin berinternet ria atau kirim email dan lain sebagainya seputar dunia internet, sangat dapat dan mudah untuk menggunakan ponsel sebagai modem di komputer yang kita miliki, mengenai harga juga sangat dapat dibilang murah, mari kita pelajari dan kita telusuri lebih dahulu mengenai teknologi jaringan ponsel GSM dan Ponsel CDMA


Teknologi GSM
==============

Saat ini GSM telah mampu melayani layanan data pesan SMS dan 14.4-Kbps circuitswitched data service untuk data dan fax. Kecepatan transfer data 14.4 Kbps ini relative lebih lambat bila dibandingkan dengan wireline modem yang pada umumnya memiliki kecepatan 33.6 dan 56 Kbps. Untuk meningkatkan kemampuan layanan data pada jaringan GSM, maka operator dan penyedia infrastruktur GSM (provide) telah menspesifikasikan pengembangan generasi baru GSM yakni GSM pase II yang mampu memberikan layanan teknologi sebagai berikut :

1. (2G) High-Speed Circuit-Switched Data (HSCD) dengan menggunakan beberapa ciruit cannel

2. (2.5G) GPRS untuk memberikan layanan akses paket radio ke jaringan paket data eksternal semisal X.25 atau Internet.

3. (2.75G) Enhanced Data Rate for GSM Evolution (EDGE) yang menggunakan skema modulasi baru untuk menghasilkan nilai troughput yang lebih besar hingga mencapai tiga kalinya bila dibandingkan dengan GPRS dan HSCD.

4. (3G - 3G/WCDMA - Universal Mobile Telecomunication System (UMTS), teknologi wireless baru yang menggunakan infrastruktur deployment.

5. Pengembangan-pengembangan GSM tersebut memungkinakan pengiriman / komunikasi data dengan nilai troughput yang lebih besar, efisiensi spektral yang lebih baik, dan waktu panggilan setup yang semakian rendah.


· Teknologi GPRS

General Packet Radio service atau lebih dikenal dengan istilah GPRS merupakan layanan pengiriman data berbasis paket data pada jaringan GSM. Dengan adanya teknologi GPRS maka membuat pengiriman data mobile pada jaringan GSM menjadi lebih cepat, murah dan user-friendly dari sebelumnya. GPRS juga memperkenalkan adanya paket switching dan Internet Protokol pada jaringan mobile sehingga memberikan layanan kecepatan transfer data dan layanan pengaksesan jaringan internet melalui perangkat/jaringan mobile kepada para penggunanya.

Teknologi GPRS dikembangkan dengan tujuan untuk memungkinkan operator GSM memenuhi kebutuhan akan layanan paket data wireless yang merupakan dampak dari meledaknya pertumbuhan internet dan intranet korporat. Dengan teknologi GPRS yang memiliki keunggulan paket-switched untuk pengiriman data yang bersifat bursty, maka tidak memerlukan setup koneksi terlebih dahulu dan memungkinkan penggunaan koneksi secara bersama untuk memaksimalkan efisiensi penggunaan sumberdaya.

Tujuan dikembangkannya teknologi GPRS bagi operator jaringan GSM adalah untuk menyediakan layanan pengiriman data dan pengaksesan jaringan internet yang lebih cepat dan murah.

Paket switching pada GPRS mengandung arti bahwa sumberdaya radio GPRS hanya akan digunakan ketika pengguna melakukan pengiriman atau penerimaan paket data. Dengan adanya teknologi paket-switchign ini maka suatu radio channel atau bandwidth dapat digunakan bersama-sama oleh dua atau lebih pengguna secara konkuren. Dengan demikian dengan mode paket switching ini memungkinkan optimasi yang lebih baik dalam pemanfaatan sumberdaya jaringan radio pada GPRS untuk aplikasi data. Hal ini memungkinkan aplikasi data tersebut memiliki karakteristik transmisi sebagai berikut :

1. Infrequent data transmission

2. Frequent transmision of small data block yaitu frekuensi transmisi yang menggunakan blok data dengan ukuran kecil sebagai contoh untuk mendownload beberapa halaman web (html) melalui aplikasi web browser hanya membutuhkan beberapa kilobyte.

3. Infrequent transmision of larger data block. Sebagai contoh transaksi untuk mengakses penyimpanan data pada basisdata yang membutuhkan block data yang lebih banyak/lebih besar sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.

4. Asymmetrical troughput between uplink and downlink sebagai contoh pada aplikasi pengambilan data pada server yang mana uplink digunakan untuk mengirimkan sinyal perintah (signalling command) sedangkan downlink digunakan untuk menerima data sebagai respon dari request.

GPRS telah banyak digunakan untuk mendukung aplikasi-aplikasi yang berkaitan dengan layanan komunikasi data. Beberapa contoh aplikasi yang menggunakan teknologi GPRS diantaranya adalah chat, pengiriman data/informasi berbasis teks dan visual, pengiriman data gambar/image, web browsing, transfer file diantaranya MMS (Multimedia Message Service), aplikasi E-mail korporat dan internet, SMS, dll. GPRS dapat melakukan transmisi data untuk aplikasi-aplikasi di atas hingga mencapai 0,22bps hingga 111 Kbps.

GPRS mobile station atau GPRS terminal dikelompokkan dalam beberapa kelas yang masing-masing memiliki kelebihan/kapabilitas yang berbeda sesuai dengan kebutuhan masyarakat akan komunikasi data. Kelas-kelas GPRS terminal tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Class A, yaitu sebuah mobile station yang dapat membuat atau menerima panggilan baik GPRS maupun GSM secara simultan.

2. Class B, yaitu sebuah mobile station yang dapat membuat dan atau menerima panggilan baik GPRS maupun GSM tapi tidak secara simultan.

3. Class C, yaitu mobile station yang dapat diset secara manual apakah mode GSM atau GPRS.

· Pengiriman dan penerimaan data pada mobile station GPRS

Area geografis yang dilingkupi oleh jaringan GPRS dibagi ke dalam area yang lebih kecil yang disebut dengan cells dan area routing. Sebuah cell adalah area yang dilayanai oleh set/himpunan radio base stations. Ketika sebuah GPRS mobile station ingin melakukan pengiriman data atau penerimaan data, maka mobile station tersebut akan mencari sinyal radio yang terkuat yang dapat ditemukan diantara base stationnbase station yang ada. Setelah menemukan sinyal radio terkuat dari suatu base station, maka mobile station tersebut akan mengirimkan notifikasi ke jaringan dari cell untuk memilih base station yang mengirimkan sinyal radio terkuat dan menngunakannya untuk melayani layanan pengiriman atau penerimaan data. Secara periodik mobile station akan mendengarkan sinyal radio dari himpunan base station tersebut, dan jika ditemukan bahwa ada base station lain yang memiliki sinyal radio lebih kuat dari base station saat ini, maka mobile station tersebut akan mengganti base station dengan base station yang baru yang memiliki sinyal radio yang lebih kuat. Proses ini disebut dengan istilah reselect. Routing area adalah himpunan atau sekelompok cell-cell area yang berdekatan. Routing area ini akan berguna dalam proses location-updating traffic dan paging traffic. Untuk mobile station yang secara aktif sedang melakukan proses pengiriman atau penerimaan paket data, maka proses penelusuran lokasi dilakukan melalui tingkat cell (jaringan akan menjaga track dari cell yang saat ini sedang digunakan). Sedangkan untuk kondisi moble station yang dalam keadaan tidak aktif atau idle, maka penelusuran dilakukan berdasarkan routing area (jaringan akan menjaga track dari routing area).

Pemanfaatan GPRS mobile station pada aplikasi yang pengiriman data dengan menggunakan GPRS pada umumnya dibuat dengan arsitektur client/server. Pada prinsipnya client adalah agen yang mengirimkan request ke server untuk kemudian diproses oleh server dan hasilnya dikirimkan kembali ke client. Dan peran GPRS mobile station dapat diset sebagai client mode atau server mode. GPRS mobile station pada umumnya berperan sebagai client , contohnya adalah ketika GPRS mobile station digunaan untuk melakukan akses internet , intranet, atau database dengan melakukan inisialisasi komunikasi GPRS. GPRS mobile station juga dapat berperan sebagai server sebagai contoh ketika digunakan untuk aplikasi monitoring telemetery dimana GPRS mobile station dihubungkan dengan device/perangkat lain seperti kamera untuk melakukan monitoring atau mengambil data telemetry.

maka ketika sebuah mobile station GPRS akan menggunakan layanan jaringan paket data wireless, terlebih dahulu mobile station tersebut melakukan attach ke Service GPRS Support Node (SGSN). Ketika sebuah SGSN menerima request dari sebuah mobile station, maka SGSN akan memastikan apakan akan memberikan layanan request tersebut. Beberapa faktor yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :

1. Apakah pengguna mobile station tersebut merupakan subscriber dari GPRS services atau tidak. Proses pengecekkan (verifikasi) informasi subcription dari mobile station ini disebut dengan authorization.

2. Proses pencekkan (verifikasi) informasi tentang identitas dari mobile station. Hal ini disebut dengan istilah authentication.

3. Pengecekkan terhadap level QoS (Quality of Service) dari request service yang diminta oleh mobile station. Hal yang dilakukan diantaranya proses verifikasi terhadap kemampuan subscriber untuk membayar service yang diminta dan juga verifikasi terhadap kemampuan jaringan untuk memberikan layanan sesuai yang diminta (saat bersamaan jaringan sedang melayani service terhadap pengguna yang lain) .

4. Setelah memutuskan untuk menerima request, maka SGSN akan menyimpan data track dari mobile station sehingga mengetahui lokasi dimana data paket harus dikirimkan / diroutekan ke mobile station (proses penerimaan paket data).

Proses attachment ke SGSN tidak menjadi jaminan bahwa proses pegiriman paket data dapat dilakukan. Agar mobile statin dapat melakukan proses pengiriman paket data, maka mobile subscriber harus terlebih dahulu mengaktifkan sebuah PDP address (semisal IP address).

PDP address merupakan network layer addresess (OSI model layer 3). Sistem GPRS mendukung baik layer protokol jaringan X.25 maupun IP. Karena itu alamat PDP dapat berupa X.25, IP, atau kedua-duanya. Masing-masing PDP address disimpan dan dikenali (anchored) pada sebuah Gateway GPRS support Node (GGSN). Semua lalu lintas paket data yang dikirimkan dari jaringan paket data publik ke alamat PDP akan melalui GGSN. Ketika mobile station melakukan proses pengiriman data, maka selain melakukan attach ke SGSN, maka mobile station tersebut juga harus mengaktifkan sebuah alamat PDP. Alamat PDP membangun sebuah asosiasi antara SGSN dengan GGSN yang informasinya disimpan dalam PDP context. Sebuah mobile station hanya melakukan attach ke satu SGSN, tetapi dapat mengaktifkan beberapa alamat PDP yang mungkin di-anchored oleh GGSn yang berbeda.

Ketika mobile station telah melakukan attach ke SGSN dan mengaktifkan sebuah alamat PDP, maka mobile station tersebut telah siap untuk melakukan komunikasi dengan perangkat yang lain. Sebagai contoh GPRS mobile dapat berkomunikasi dengan sistem komputer yang terhubung ke jaringan X.25 atau jaringan IP. Dengan demikian proses pengiriman data (data transfer) dan Penerimaan data (data receiving) dengan menggunakan GPRS dilakukan melalui proses sebagai berikut :

1. Setup koneksi ke jaringan GPRS (dilakukan terpisah dengan jaringan GSM)

2. Mobile station melakukan prosedur GPRS attach.

Hal-hal yang dilakukan antara lain :

a. Mobile station melakukan request attachment ke SGSN.

b. SGSN melakukan authorization dan autentication terhadap requirement dari mobile station.

c. SGSN melakukan verifikasi terhadap level QoS service yang diminta oleh mobile station.

d. Jika request attachment diterima, maka selanjutnya SGSN akan meyimpan dan memaintain data lokasi (track) mobile station dengan melakukan maintain terhadap database lokasi mobile station yaitu HLR dan MSC/VLR.

3. Untuk dapat melakukan pengiriman data, maka mobile station akan mengaktifkan alamat PDP. Infromasi yang dibutuhkan untuk mengaktifkan alamat PDP ini disimpan dalam PDP context.

Pemanfaatan Teknologi GPRS

Tujuan utama dari pengembangan teknologi GPRS adalah untuk memfasilitasi interkoneksi antara sebuah perangkat mobile dengan jaringan paket-switch data yang lain dengan melalui akses kajaringan internet. Dengan adanya pengenalan mode paket pada GPRS, maka memungkinkan integrasi antara teknologi mobile telephony dan internet menjadi teknologi internet bergerak (mobile internet technology). Teknologi ini memungkinkan pengguna telepon seluler (mobile phone) mendapat layanan baru/tambahan sebagai berikut :

1. Client-Server Services yang memungkinkan pengaksesan data yang tersimpan dalam suatu basisdata. Contoh penerapan aplikasi ini adalah pengaksesan WEB melalui browser.

2. Messaging Services yang ditujukan untuk komunikasi antar individu pengguna dengan memanfaatkan storage server untuk penanganan pesan sebagai tempat penyimpanan pesan sementara / intermediate sebelum diterima oleh pengguna. Conoth hasil layanannya yaitu aplikasi Multimedia Message Service(MMS) yang digunakan untuk pengiriman data pesan multimedia melalui jaringan GSM dengan menggunakan telepon seluler.

3. Real-time conversational Services yang memberikan layanan komunikasi dua arah kepada pengguna secara real-time. Beberapa contoh penerapannya adalah pada aplikasi internet dan multimedia semisal Voice over IP dan video conferencing.

4. Tele-action services

GSM-GPRS modem (GPRS terminal/ GPRS mobile station) GSM-GPRS modem (GPRS terminal/mobile station) adalah perangkat mobile yang memungkinkan pengguna /mobile user melakukan komunikasi data dengan menggunakan teknologi GPRS. GSM-GPRS modem yang hadir di market memiliki karakteristik yang berbeda. Diantara karakteristik GSM-GPRS modem yang ada antaralain sebagai berikut :

1. Dualband atau treeband GSM-GPRS modem (EGSM 900/1800 MHZ dan EGSm 900/1800/1900 MHZ).

2. Didesain untuk aplikasi berbasis GPRS, data, fax, SMS, dan aplikasi suara.

3. Tegangan masukan antara 8 volt hingga 40 volt.

4. Arus masukan 8 mA saat kondisi tidak aktif (idle mode) dan, 150 mA saat komunikasi berlangsung (aktif) pada GSM 900 @ 12 V, serta 110 mA saat komunikasi berlangsung pada komunikasi GSM 1800 @ 12 V

5. Suhu/temperatur berkisar antara -20 hingga 55 derajat celcius.

6. Dimensi keseluruhan 80mmX62mmX31mm / Weight : 200 gr

7. Interface komunikasi dengan RS-232 melalui konektor tipe D-TYPE dengan 9 pin

8. interface komunikasi dengan RJ11 voice konektor

9. Power supply dengan Molex yang memiliki 4 pin konektor

10. Interce komunikasi dengan konektor SMA antenna

11. Togle spring SIM holder

12. Red LED power on

13. Green LED status dari GSM/GPRS modul

Untuk melakukan komunikasi data (baik mengirim atau pun menerima data) pada GSM-GPRS modem, maka digunakan perintah AT+Command.

Tarif GPRS

Tarif GPRS berbeda-beda tergantung pada provider jaringan telekomunikasi GSM.


Teknologi CDMA
==============

Pada pertengahan dekade 1990, International Telecommunication Union (ITU) memulai usaha untuk membangun layanan telekomunikasi untuk pengguna di manapun dan kapanpun. Tujuannya adalah interoperabilitas sistem-sistem bergerak (mobile) yang sanggup memberikan layanan bernilai tambah. Pada 1998, ITU mengeluarkan proposal Radio Transmission Technology (RTT) untuk International Mobile Telecommunications-2000 (IMT-2000), nama formal untuk standar 3G. IMT- 2000 menyetujui tiga buah standar untuk 3G: W-CDMA, CDMA2000, dan TDSCDMA. W-CDMA (Wideband Code Division Multiple Access) didukung oleh European Telecommunications Standards Institute (ETSI) dan operator GSM di Eropa dan tempat lain. Sedangkan CDMA2000 didukung oleh komunitas CDMA Amerika Utara, dipimpin oleh CDMA Development Group (CDG). Standar ketiga (TDSCDMA) didukung di China. Diawal tahun 1998, W-CDMA diikutsertakan dalam standar ETSI yaitu UMTS (Universal Mobile Telecommunications System).

W-CDMA telah dengan luas didukung oleh operator GSM di seluruh dunia. Karena W-CDMA membutuhkan setidaknya 5 MHz spektrum, operator yang mendukung WCDMA

harus membeli spektrum baru, dengan biaya miliaran dolar, untuk menggunakan teknologi ini. W-CDMA menjanjikan penggunaan layanan suara dan data dengan kapasitas maksimum 2 Mbps melalui kanal 5 MHz. Namun dilapangan, operator percaya bahwa W-CDMA hanya dapat menangani hingga 384 kbps.

CDMA2000 banyak digunakan oleh operator CDMA (cdmaOne) yang sudah ada. CDMA2000 dirancang untuk beroperasi pada spektrum yang sama dengan jaringan cdmaOne sehingga tidak membutuhkan spektrum baru. Untuk memperoleh ini, CDMA menawarkan dua tahap jalur evolusi. Tahap pertama adalah teknologi dengan nama CDMA2000 1xRTT yang menggunakan sebuah kanal CDMA 1,25 MHz untuk memperoleh kecepatan data 153 Kbps dan dua kali kapasitas suara dibandingkan cdmaOne. Spektrum yang yang dilepaskan karena penggunaan 1xRTT sekarang dapat digunakan untuk tahap evolusi berikutnya, CDMA2000 1xEV-DO.

CDMA2000 1xEV-DO menawarkan kecepatan transfer data hingga 2.4 Mbps. Pada makalah ini pembahasan dibatasi pada CDMA2000 yang digunakan operator-operator di Indonesia. Teknologi CDMA memisahkan panggilan pengguna satu dengan lainnya menggunakan kode, bukan frekuensi. Hasilnya, semua frekuensi CDMA dapat digunakan semua sel, sehingga meningkatkan jumlah total kanal suara yang tersedia dan kapasitas sistem secara keseluruhan. CDMA adalah teknologi spread spectrum, yang berarti ia menyebarkan informasi yang dikandung sinyal tertentu ke dalam bandwidth yang lebih besar dari sinyal aslinya. Spread spectrum telah secara substansial meningkatkan bandwidth sinyal pembawa informasi, jauh di atas kebutuhan komunikasi dasar. Peningkatan bandwidth, walau tidak diperlukan untuk komunikasi, dapat mengurangi efek yang merugikan dari interferensi.

CDMA2000

Tujuan CDMA2000 adalah menyediakan layanan 2.5G dan 3G menggunakan system TIA/EIA-41 yang terdiri dari sistem IS-95A, B, dan cdmaOne

Ada beberapa tipe CDMA2000 yaitu:

• CDMA2000 1xRTT

Spesifikasi 1xRTT dikembangkan oleh Third Generation Partnership Project 2 (3GPP2), sebuah kerjasama yang terdiri dari lima badan standard telekomunikasi: CWTS di China, ARIB dan TTC di Jepang, TTA di Korea dan TIA di Amerika Utara. CDMA2000 1xRTT menawarkan layanan dengan kecepatan hingga 153 kbps dalam rentang spektrum yang kecil (1,25 MHz per carrier).

• CDMA2000 1xEV-DO

1xEV-DO, juga dikenal dengan 1X-EV Phase One, adalah sebuah peningkatan dengan meletakkan suara dan data pada kanal yang terpisah guna menyediakan pengiriman data pada kecepatan 2.4 Mbit/s.

• CDMA2000 1xEV-DV

EV-DV, atau 1X-EV Phase Two menjanjikan kecepatan data berkisar dari 3Mbps hingga 5Mbps. Hingga kini telah ada 8 proposal yang dikirim ke komite standar 3GPP2 untuk rancangan EV-DV.

• CDMA2000 3xRTT

3xRTT adalah sebuah standar IMT-2000 (3G) yang disetujui ITU. Ia adalah bagian dari apa yang disebut ITU sebagai IMT-2000 CDMA MC. Ia menggunakan spektrum 5 MHz untuk memberikan kecepatan data berkisar antara 2 hingga 4 Mbps.

3.3 CDMA di Indonesia

Saat ini di Indonesia telah ada setidaknya empat operator CDMA. Telkom dengan Flexi-nya, Mobile-8 dengan Fren-nya, Bakrie Telecommunication dengan Esia-nya, dan Indosat dengan StarOne-nya. Teknologi yang digunakan oleh para operator CDMA kebanyakan masih terbatas pada CDMA 1xRTT. Walaupun ada operator, yaitu Mobile-8, yang menawarkan CDMA 1xEV-DO untuk daerah-daerah tertentu di Jakarta.

Kecepatan transfer data yang terjadi masih jauh dari kapasitas CDMA sebenarnya. Misalnya saja Telkom Flexi yang menggunakan CDMA 1xRTT, yang seharusnya mampu mencapai kecepatan 153 kbps, saat ini baru dibuka pada kecepatan efektif 30 hingga 70 kbps.

Untuk biaya akses data, tarif yang diberlakukan masing-masing operator cenderung sama yaitu Rp 5/Kb.

Perbandingan GSM dan CDMA

Kecepatan Transfer

CDMA menawarkan kecepatan transfer data yang lebih banding GSM. Dengan teknologi CDMA2000 1xRTT secara teoritis kita dapat menyampaikan data hingga 153 kbps. Sedangkan GPRS hanya mencapai 111 kbps.

Cakupan wilayah untuk GPRS lebih luas dari CDMA karena teknologi GPRS menggunakan jaringan GSM yang lebih dahulu ada, lebih mapan dan mencakup wilayah area yang lebih luas bila dibandingkan dengan CDMA.

Semago dapat bermanfaat…

Selasa, 17 Januari 2012

BELAJAR ANALISA SERVICE HP CHINA

Memahami Syarat Kerja CPU MTK 6223 

 Syarat Kerja CPU MTK 6223


untuk dapat bekerja dengan baik maka CPU membutuhkan 3 syarat utama, yaitu :
1. Tegangan kerja
2. Clock
3. Perintah Kerja
Perbedaan yang akan tampak begitu mencolok pada ponsel yang menggunakan CPU MTK 6223 (pada comic ini pada ponsel Nexian G381i dan HT G10) adalah dimana tidak terdapat IC Power sebagai regulator utama seperti pada ponsel yang menggunakan CPU MTK 6225. Pada Cpu jenis ini Power managemen sudah terintegrated di dalam CPU itu sendiri.
Perhatikan Layout berikut :
Pada layout di atas nampaj Power Management Circuit yang terdapat dalam CPU MTK 6223 ini. Sehingga CPU selain berfungsi sebagai prosessor data juga berfungsi sebagai regulator. Karna dia merupakan sebuah regulator, maka enable yang berupa power on off maupun jalur input yaitu vbat akan langsung masuk ke dalam CPU.
Perhatikan layout pin-pin pada CPU MTK 6235 berikut :

Seperti pada syarat kerja CPU MTK sebelumnya, maka syarat kerja pada MTK 6223 ini pun sama baik nama maupun besar tegangannnya. Adapun tegangan-tegangan tersebut adalah :
- Tegangan VIO sebesar 2.8v pada pin B7
Tegangan Input Out put ini salah satu tegangan utama yang langsung dibutuhkan oleh CPU. Jika tegangan ini tidak ada maka CPU tidak dapat bekerja, dan ponsel kita akan mengalami mati total.
- Tegangan Vcore Sebesar 1.8v 8v pada pin A7
Tegangan ini juga merupakan tegangan utama yang dibutuhkan oleh CPU untuk dapat bekerja.
- Tegangan Vana sebesar 2.8v 8v pada pin C1
Tegangan ini dibutuhkan oleh internal IC Power, walaupun bukan merupakan tegangan yang langsung ke CPU , namum jika tegangan ini hilang akan menyebabkan CPU tidak dapat bekerja.
- Tegangan Vmem sebesar 2.8v 8v pada pin B6
Tegangan ini dibutuhkan oleh ic flash. Jika tegangan ini tidak ada maka ic flash sebagai tempat penyimpanan data ponsel kita tidak akan dapat terbooting oleh CPU dan ponsel kita tidak akan dapat hidup.
 
Jika ada salah satu tegangan yang tidak keluar, maka kita bisa mengambil kesimpulan bahwa regulator tidak berfungsi untuk mengeluarkan salah satu tegangan tersebut. Solusi yang paling benar atau sesuai aturan adalah anda harus melakukan penggantian MTK, namun jika anda mau melakukan sedikit pengiritan tanpa melakukan penggantian IC, maka anda bisa melakukan jumper dari tegangan lain yang besar tegangannya sama.

Clock (satuan Hz)
Jika diibarakan pada manusia, maka saya membuat perumpamaan clock pada ponsel sebagai detakan jantung. Untuk mempermudah pemahaman tentang clock ini, saya mencoba memberikan sebuah contoh simple dalam kehidupan kita sehari-hari.
Samplenya seperti ini…
Pernahkah anda mencoba berlari keliling lapangan bola satu putaran atau dua putaran. Apabila kita pernah melakukan, dan seandainya kita jarang melakukan hal tersebut, apakah yang akan terjadi setelah anda melakukan lari seputaran tersebut???
Saya yakin anda sudah tau yang terjadi, mata berkunang-kunang, nafas tidak teratur, rasanya mau pingsan saja, punting rokok dan asap keluar dari mulut kita yang perokok .. hehhhe…... Anda bisa menyamakan kondisi anda tersebut dengan kondisi sebuah ponsel yang sedang bermasalah bagian clock nya. Ponsel akan puyeng, kepala ponsel akan senut-senut, dan yang terjadi biasanya ponsel anda akan “lelet” akan bekerja secara “slow motion”, ponsel akan restart, nada dering akan sember, dan lain-lain. Hal ini terjadi karna data yang keluar pada ponsel tersebut tidak sesuai dengan yang semestinya.
Dapatkah anda bayangkan, bagaimana jika clock itu tidak berfungsi sama sekali?? Ibarat manusia yang tidak berdetak jantungnya..?? Betul…. Ponsel tersebut akan mati total.
Kira-kira demikian perumpamaan sederhana tentang clock tersebut. Semoga bias di pahami dengan bahasa saya yang sederhana ini.. karna emang saya gak bias berbahasa ketinggian, selain takut teman-teman bias tidak mengerti, saya pun mungkin gak ngerti dengan apa yang saya tulis nanti hehehehe…..

Sumber clock pada ponsel adalah komponen yang kita sebut Oscilator
Ada dua jenis clock pada ponsel kita sebagai syarat kerja CPU, yaitu :
- Sleep clock sebesar 32.768Khz

Skema Sleep Clock oscillator yang saya capture di atas dapat anda temukan pada halaman CPU. Saat kita menekan on off maka ic power akan memberikan respon kepada sleep oscillator sehingga mengeluarkan frekuensi sebesar 32.768 Khz. Clock ini akan digunakan oleh CPU sebagai salah satu syarat kerja CPU untuk dapat bekerja.
 
- RF Clock sebesar 26Mhz.


Frequensi RF Clock sebesar 26Mhz dihasilkan oleh IC Rf yang merupakan hasil olahan data dari RF Clock oscillator. Artinya, jika kita melakukan pengukuran pada output RF Clock yang menuju CPU dan kita tidak mendapatkan nilai sebesar 26Mhz, maka hal itu disebabkan oleh tidak berfungsinya ic rf atau tidak berfungsinya oscillator RF Clock sehingga tidak menghasilkan output yang seharusnya.

Namun perlu diketahui, bahwa untuk dapat bekerja, Ic RF Membutuhkan tegangan VRF sebesar 2.8v yang dihasilkan oleh sebuah regulator, yaitu Vrf Regulator. Untuk dapat mengeluarkan output, maka regulator ini membutuhkan syarat seperti yang telah kita bahas sebelumnya.
Pengukuran clock baik RF clock maupun sleep clock, ataupun nantinya clock-clock lainnya dapat dilakukan dengan menggunakan Frequensi Counter. Bagaimana melakukan pengukuran ini pada ponsel china, telah saya lampirkan pada DVD PAKET LENGKAP "JADI MASTER HP CINA" 
 

Enable pada regulator diatas adalah VXO Enable yang bersumber dari CPU. CPu memerintahkan regulator bekerja dengan tegangan sebesat 2.8v. jika kita mendapatkan kasus ternyata Vrf tidak keluar sebesar 2.8v, maka secara otomatis ponsel kita akan mati total yang disebabkan karna tidak adanya supply tegangan untuk ic rf untuk menghasikan RF clock untuk CPU. Langkah mudah yang dapat kita lakukan jika kita mendapatkan kasus Vrf tidak keluar tegangan sebesar 2.8v adalah dengan melakukan jumper dari tegangan lain ke tegangan Vrf, misalnya dari tegangan Vmem sebesar 2.8v.
Dibeberapa ponsel nanti anda mungkin akan menemukan dimana tidak terdapat Vrf regulator, anda tidak perlu pusing dengan hal ini. Jika tidak ditemukan regulator eksternal seperti pada gambar diatas, maka kemungkinan terbesar adalah Vrf tersebut langsung di hasilkan oleh Ic Power ataupun CPU yang telah berfungsi sebagai regulator.
 Perintah Kerja

Beberapa perintah kerja sebenarnya secara tidak langsung sudah saya tulis di atas… berbentuk enable regulator. Enable yang sudah saya tulis sebelumnya adalah :

- On off sebagai enable untuk bekerjanya ic power.
Pada saat melakukan proses flashing pada ponsel cina, umumnya kita harus menekan tombol on off untuk memberikan respon kepada cpu untuk melakukan proses booting. Artinya, tanpa menekan tombol on off baik saat melakukan proses pencarian RX / TX maupun saat proses flashing, maka proses flashing itu sendiri tidak akan terjadi.
Perhatikan Pin PWRKEY pada titik D3. Jalur ini merupakan jalur on off dari tombol on off yang masuk ke CPU. 
 
- VCO Enable sebesar 2.8v sebagai enable untuk VRF Regulator
Enable ini bersumber dari CPU, perintah ini adalah untuk memerintahkan Vrf regulator untuk mulai bekerja mengeluarkan tegangan Vrf sebesar 2.8v. tentunya untuk dapat bekerja mengeluarkan output maka regulator ini membutuhkan input vbat dan grounding. Tanpa keduanya maka output ini pun tidak akan keluar.

- Ada satu buah perintah kerja lagi yang bersumber dari internal CPU ini untuk CPU ini sendiri yaitu Reset, perintah ini sebesar 2.8v. Reset ini memberikan perintah kepada CPU untuk mulai dapat bekerja, dengan syarat semua syarat kerja yang lain sempurna, baik tegangan maupun clock yang dibutuhkan oleh CPU.
Perhatikan skema reset dari MTK 6223 di samping. Reset berada pada pin C3. Jika pada CPU MTK 6225 kita pelajari bahwa Reset ini berasal dari ic Power menuju CPU maka karna pada ponsel ini tidak terdapat Ic Power, maka perintah ini datang dari CPU menuju CPU itu sendiri.
Pengukuran perintah kerja ini dapat dilakukan dengan menggunakan avo meter seperti saat anda melakukan pengukuran tegangan. Langkah-langkah pengukuran tegangan dengan avometer telah saya lampirkan pada dvd yang terdapat pada setiap pembelianDVD PAKET LENGKAP "JADI MASTER HP CINA"
 
Dari pembahasan syarat kerja di atas dapat kita simpulkan beberapa syarat kerja utama CPU ponsel cina dengan CPU MTK 6225, yaitu :
1. On Off
2. Vio 2.8v
3. Vcore 1.8v
4. Vana 2.8v
5. Vmem 2.8v
6. Vrf 2.8v
7. Rf Clock 26Mhz
8. Sleep Clock 32.768Khz
9. VXO Enable 2.8v
pemaparan materi di atas adalah sedikit pembahasan teori yang saya bahas pada DVD PAKET LENGKAP "JADI MASTER HP CINA"

Ponsel2 yang saya bedah adalah :
- N95 Chinese 1 simcard
- Nexian G381i
- Nexian G900
- Nexian G801
- Nexian G522
- Nexian G911
- Nexian G922
- Mito 8100
- Ht Mobile G31i
- Ht Mobile G10
- Ht Mobile M11
 MONGGO DI PELAJARI DULU...... NANTI SAYA UPLOAD COVER PRODUCTNYA DAN ISI DETAIL LAIN-LAINNYA.........

PENJABARAN DI ATAS DI LENGKAPI DENGAN GAMBAR2
jangan lupa kunjungi
 https://www.facebook.com/groups/komunitassupport/

Minggu, 15 Januari 2012

DVD TUTORIAL, TIPS & TRIK BLACKBERRY

membedah 11 tipe blackberry, yang terdiri atas :
1. Bold 9000
2. Curve 8310
3. Gemini 8520
4. Pearl 9105
5. Javelin 8900
6. Kepler 9300
7. Tour 9630
8. Tourch 9800
9. Odin 9550
10. Strom 9500
11. Onyx 9700

12. Dakota 9900
13. Kickstar 8220
14.Tourch II 9810
15.Appolo 9360
and new edition on rilis progres...........

Adapun tutorial terdiri atas tutorial Hardware dan Tutorial SOftware

Daftar isi tutorial jalur, tips dan trik repair hardware BB :

- TItik ukur mati total all BB
- Jalur detail Batere id (Kasus Batere silang)
- Jalur detail Buzzer all BB
- Jalur detail Kamera all BB
- Jalur detail Keypad dan lampu keypad all BB
- Jalur detail LCD dan Lampu LCD all BB
- Jalur detail Mic all BB
- Jalur detail MMC all BB
- Jalur detail Simcard all BB
- Jalur detail Speaker all BB
- Jalur detail Trackpad dan track ball all BB
- Jalur detail USB dan charging all BB

Daftar isi tutorial Video Tutorial repair hardware BB

- video tutorial Langkah - langkah pengukuran tegangan pada BB
- video tutorial Langkah - langkah pengukuran Clock pada BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan mati total all BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan Kasus Batere silang
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan Buzzer all BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan Kamera all BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan Keypad dan lampu keypad all BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan LCD dan Lampu LCD all BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan Mic all BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan MMC all BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan Simcard all BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan Speaker all BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan Trackpad dan track ball all BB
- video tutorial Analisa kerusakan dan langkah perbaikan USB dan charging all BB

Bedah Detail Jalur , Bentuk data, dan tegangan BB baik jalur 3G maupun 2G

8310 jalur RF
8310 Titik Ukur tegangan Rf
Bold jalur RF 2G
Bold jalur RF 3G
Bold tegangan RF 2G
Bold tegangan RF 3G
Gemini Jalur RF
Gemini tegangan RF
Javelin Jalur Rf
Javelin tegangan Rf
Kepler jalur RF 2G
Kepler jalur RF 3G
Kepler Titik Ukur Tegangan RF 2G
Kepler Titik Ukur Tegangan RF 3G
Onyx jalur Rf 2G
Onyx jalur Rf 3G
Onyx titik ukur tegangan RF 2G
Onyx titik ukur tegangan RF 3G
Pearl Jalur Rf 2G Pearl
Pearl Jalur Rf 3G
Pearl titik ukur tegangan RF 2G
Pearl titik ukur tegangan RF 3G
Torch Jalur Rf 2G
Torch Jalur RF 3G
Torch Titik Ukur tegangan RF 2G
Torch Titik Ukur tegangan RF 3G
Tour Jalur RF 2G Tour

Video dan Bentuk Data RF pada Osciloscope
LB_HB
rx tx data 2G
Rx tx enable 2g
rxiq
Strobe
tx iq
TX_En
Vdetect
Vramp

Daftar isi Video Tutorial Software BB :
- Video Tutorial Backup dan Restore Aplikasi BB
- Video Tutorial Backup dan Restore Data
- Video Tutorial Flashing BB dengan Loader
- Video Tutorial flashing BB dengan Download Manager
- Video Tutorial Instal Bahasa, game, aplikasi dan thema
- Video Tutorial Kalkulasi PIN Fresh
- Video Tutorial Convert Key qwerty to qwerz
- Video Tutorial reset LCD Bold
- Video Tutorial reset LCD Tour ke Javelin
- Video Tutorial Switch Device BB
- Video Tutorial repair Suspend
- Video Tutorial flashing underdos.

INFO LENGKAP:
https://www.facebook.com/groups/komunitassupport/

KODE RAHASIA BLACKBERRY

KODE RAHASIA BLACKBERRY
kode cek Blackberry dan masing-masing fungsinya berikut ini :
1. ALT + N M L L = cek sinyal bar
2. ALT + V A L D = verifikasi Address Book
3. ALT + R B L D = merombak Address Book
4. ALT + R B V = melihat source code dalamWebpage
5. ALT + left Shift + press H = mengetahuiinfo teknis yang ada dalam Blackberry
6. * # 0 6 # = mengetahui IMEI yang adapada Blackberry
7. ALT + Right Shift + Delete = mengetahuisimulasi kapasitas baterai sudah full
8. ALT + L G L G = mengetahui log yangsudah dilakukan dalam Blackberry
9. ALT + NUM / Aa / Cap + H = mengetahuiAkses Informasi PIN – IMEI – Vendor ID – FreeMemory – Versi OS
10. M E P D pada Sim Card = mengecekstatus Blackberry locked atau unlocked
11. ALT + Cap / Aa Right + DEL = merestartBlackberry yang sedang nge-hang